Perkembangan Kemajuan Esport di Dunia

Perkembangan Kemajuan Esport di Dunia

Pixti – Sekarang ada berbagai kategori olahraga. Salah satunya adalah Esport atau olahraga elektronik atau bisa dimainkan. Jika di masa lalu, aksi bermain hanya menyegarkan di akhir minggu atau setelah bekerja, sekarang telah menjadi profesi yang setara dengan atlet profesional. Penghargaan bervariasi dari ribuan hingga jutaan dolar AS. Dari sana banyak orang berkumpul untuk menjadi pemain profesional. Banyak dari mereka telah berjuang, tetapi hanya sedikit yang berhasil. Saat ini masih sulit karena layanan pengembangan masih belum ada dan tidak banyak tempat pelatihan. Berikut ini adalah perkembangan kemajuan Esport di dunia yang wajib Anda tahu.

Perkembangan Kemajuan Esport di Dunia

1. Klub sepak bola eropa mulai terjun ke Esport

Mengetahui peluang eSport, Manchester City mulai mengambil langkah dalam industri Esport. Manchester City memberi Kieran kontrak untuk “Kez” Brown. Kieran ditandatangani oleh Manchester City untuk memainkan pertandingan FIFA. Tidak hanya untuk menerima kontrak dari Manchester City, semua aktivitas Kieran yang ditautkan dengan eSport juga didokumentasikan dalam akun YouTube dan Twitter di Manchester City. Memang, tidak hanya Manchester City yang memulai terjun ke Esport, West Ham juga melakukan hal yang sama. West Ham merekrut seorang pemain bernama Sean Alley. Berita tentang perekrutan ini telah menyebar di internet. Manchester City berharap perekrutan ini dapat memberikan pencapaian Esport, serta tim sepak bola lainnya di kancah Liga Premier.

2. Internasional adalah turnamen premium terbesar di dunia

Kata “Internasional” jelas tidak asing jika Anda benar-benar suka bermain Dota 2. Turnamen ini Dota 2 adalah yang terbesar dan turnamen dunia yang dibuat oleh Valve Corporation. Ada 16 tim dari seluruh dunia yang berlomba untuk memenangkan turnamen ini dan mengangkat trofi Aegis. Pertandingan pertama berlangsung pada 2011 dengan total hadiah USD 1,6 juta. Berkat total hadiah yang mencapai 1,6 juta USD, membuat turnamen lain juga meningkatkan penghargaan turnamen dengan skor yang sama, bahkan lebih tinggi.

Internasional adalah langkah pertama dalam semua turnamen eSport. Selanjutnya pertandingan Internasional berlangsung pada Agustus 2016. Dengan total hadiahnya juga lebih besar, yaitu sekitar USD 14 juta dan terus bertambah karena semua penghargaan keseluruhan adalah hasil dari subsidi semua pemain Game. Orang yang membeli Battle Compendiun, melihatnya untuk Turnamen Internasional. Dikatakan bahwa pertandingan Valve tersebut hanya mewakili 10% dari total penjualan Combat Computing.

3. Streaming langsung dari Esport

Tidak hanya Piala Dunia dan Piala Eropa yang menyiarkan siaran langsung. Esport juga mulai melakukan hal yang sama. Di masa lalu mungkin Anda harus pergi langsung untuk menonton turnamen Esport. Saat ini Anda hanya duduk depan layar smartphone dan Anda bisa menonton turnamen dari berbagai belahan dunia secara langsung. Gosugamers adalah salah satu media yang menyediakan turnamen Esport. Tidak hanya dengan menonton pertandingan, Gosugamers juga menyediakan sampul di Esport, mulai dari jadwal pertandingan hingga berita Esport. Melihat itu, ESPN media olahraga terbesar di dunia juga menghadirkan berita Esport. Bahkan dengan Internatinal 4 pada tahun 2014, ESPN juga telah disiarkan langsung.  Indonesia juga tidak ingin kalah dan Higsweart Benetz mengajukan permintaan pada PT. Net Mediatama sehingga stasiun Net TV menyelenggarakan turnamen Esport, khususnya Dota 2. Permintaan tersebut sekarang telah ditandatangani oleh 17.000 pengguna.

4. Program Beasiswa untuk Esport

Ketika Anda mencari beasiswa mahasiswa, Anda harus mengandalkan IPK dan persyaratan lainnya, University of California, Irvine menawarkan sesuatu yang lain. University of Carlivornia, Irvine di Amerika Serikat, menawarkan beasiswa Esport 4 tahun untuk League Of Legends (LOL). University of California, Irvine telah mencoba melakukan hal-hal yang sama dari Korea. Salah satu universitas di Korea, Korea Selatan University juga menawarkan beasiswa Esport. Mereka melakukan ini karena game Legend of League adalah salah satu game paling populer di dunia. Untuk tahun ini hanya University of Carlisle, Irvine hanya membuka beasiswa untuk 10 siswa terpilih. Bagaimana dengan Anda yang tertarik belajar di sini. Hanya pemain berbakatlah yang dapat menerima beasiswa.

5. Sekolah memasukkan Esport sebagai mata pelajaran

Ternyata Esport tidak hanya menyebar di universitas, Esport juga menyebar ke sekolah-sekolah, salah satunya adalah sekolah menengah atas PKSD Jakarta. Mereka baru saja membuka program ” Esport” sebagai kegiatan belajar mengajar. Mereka juga menyediakan beasiswa bagi siswanya. Sayangnya, kuota beasiswa ini sedikit. Jadi bagi yang ingin mendaftar, Anda harus bertarung dengan yang lain. Karena itu, SMA PKSD telah membuka tempat gratis untuk program Esport. Melihat pasar Esport yang semakin luas, selain negara-negara tetangga seperti Malaysia, juga telah memulai program ini. SMA PKSD memulai inisiatif dengan mengundang MSI dan Steelseries sebagai sponsor. Bukan hanya terjadi di Jakarta saja namun negara-negara di Eropa sudah memulai program Esport di sekolah-sekolah, seperti Norwegia dan Swedia. Diharapkan program Esport tingkat sekolah akan dapat menyaring potensi pemain profesional dan dapat bersaing di tingkat internasional, khususnya Indonesia.